Panduan Berbusana Elegan

Elegan, begitulah bunyi dress code yang tertera pada undangan pesta di hotel berbintang. Istilah ini memang tidak asing di kalangan pecinta mode, bahkan mendengar kata ini bayangan kita barangkali akan menerawang jauh pada kehidupan aristokrat tempo dulu.

Namun bukan berarti sebuah busana yang elegan itu mesti menampilkan mode klasik yang serba tertutup meski elegan itu sendiri terkait dengan sebuah kesopanan. Cantik dan tidak berlebihan justru komponen yang melekat pada mode baju yang dikatakan sebagai busana nan elegan.


Setidaknya, menurut pengamat mode Sonny Muchlison, busana elegan itu biasanya identik dengan pemakainya yang berlatar belakang pendidikan tinggi. Tidak serba tertutup rapi

tapi juga tidak sampai terlihat vulgar. Kesan cantik indah dan sopan tetap terasa meski busana itu tampil tanpa lengan atau berpotongan leher yang sedikit rendah.

Namun, busana aristokrat semacam itu tidak sampai vulgar, seperti yang terlihat pada mode busana yang sensual maupun seksi, meski tidak jarang gaun elegan ini juga banyak yang pas melekat di badan. Bahkan keindahan dari garis-garis lekukan tubuh masih terlihat di balik busana yang tidak terlalu transparan.

Beda dengan busana sensual kecenderunganya memang lebih berani dan tampak vulgar. Begitu pun busana seksi yang sengaja memperlihatkan lekukan-lekukan tubuh dengan kasat mata

“Gaun elegan juga tidak berarti harus berwarna hitam meski dalam perkembangan mode saat ini warna gelap tersebut sering dikatakan sebagai warna elegan,” kata Sonny.


Malah, sebelum abad 20 gaun malam atau gaun pesta berwarna hitam itu sangat tidak populer dan yang wajib dihindari oleh kaum aristokrat Eropa. Konon pada masa itu warna hitam merupakan refleksi sebuah kesedihan dan kedukaan.

Kini hitam merupakan refleksi dari malam yang indah dengan kehadiran gemerlap bintang. “Karena itulah belakangan ini, desainer cenderung memberikan aksen gemerlap payet atau batu-batuan kristal pada gaun malam berwarna hitam,” tuturnya.

Pendeknya warna-warna solid adalah representasi penting dari mode busana yang elegan sebagaimana pemakainya yang harus dapat memperlihatkan sebuah kepribadian yang matang pula.

Merah marun, biru siladon, atau kuning keemasan tapi tidak sampai minor, coklat gelap dan silver lembut adalah deretan warna yang pas untuk mode ini. Busana elegan juga tidak kaku. Bahkan belakangan busana formal dan busana kerja juga banyak yang berangkat dari inspirasi kata elegan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s